Pilih Laman

Berikut 3 Cara Mengatasi Sakit Kepala Ketika Berolahraga, Wajib Anda Pratekkan

oleh | Apr 3, 2021 | Seputar Olahraga dan Pola Hidup Sehat | 0 Komentar

Sakit kepala ketika berolahraga – Memiliki tubuh yang sehat dan bugar adalah impian bagi banyak orang, dengan tubuh yang sehat dan bugar akan membuat seseorang lebih efektif dalam mengajarkan rutinitas hariannya, salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan rutin  berolahraga, olahraga sendiri memiliki banyak macam dan jenis, mulai dari olahraga yang menggunakan alat hingga olahraga yang mengandalkan kekuatan. olahraga juga dibedakan sesuai manfaat yang dihasilkannya, ada olahraga yang melatih otot kaki, lengan, dan perut atau sekedar membakar lemak pada tubuh.

Namun ketika sedang berusaha untuk aktif berolahraga, terkadang sakit kepala tiba-tiba menyerang, kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa nyeri di kedua sisi kepala atau berdenyut-denyut di seluruh kepala, kondisi ini disebabkan oleh banyak faktor, akan tetapi banyak para pemula yang merasa was-was dan tidak meneruskan aktivitas olahraganya ketika sakit kepala menyerang. Padahal jika mengetahui cara mengatasinya, sakit kepala tidak akan menjadi hambatan ketika berolahraga.

Sakit kepala ketika berolahraga ini biasanya juga disebut primary exercise headache. Menurut seorang ahli kesehatan dari NYU Langone Health, Elizabeth Barchi, menyatakan bahwa olahraga dapat mencegah terjadinya migrain dan sakit kepala, akan tetapi disisi lain, olahraga juga dapat menjadi penyebabnya.

Menurut Sara Crystal, seorang neurolog dan spesialis sakit kepala, sakit kepala yang dirasakan ketika berolahraga terkadang disebabkan karena dehidrasi atau kelelahan, akan tetapi juga tidak dapat dipungkiri, bahwa sakit yang dirasakan bisa lebih hebat seperti migrain.

Sakit kepala ketika berolahraga juga terkadang disebabkan karena kegiatan intens dan peningkatan tekanan darah, menurut Noah Rosen, direktur Pusat Sakit Kepala Northwell Hospital, sakit kepala ketika berolahraga masuk ke kategori primer, yaitu sakit kepala yang gejala-gejalanya biasanya hilang ketika selesai berolahraga.

Adapun sakit kepala sekunder sendiri, adalah sakit kepala yang terjadi karena adanya gangguan kesehatan ( bukan karena aktivitas olahraga itu sendiri ), sakit kepala sekunder biasanya disebabkan oleh beberapa penyakit, seperti tumor, sinusitis, dan stroke.

Sakit kepala sekunder juga biasanya disertai dengan gejala lain, seperti muntah-muntah, penglihatan ganda, kaku leher dan hilang kesadaran.

Selain masuk dalam kategori sakit kepala primer, pusing ketika berolahraga juga disebabkan oleh beberapa faktor lainnya, seperti :

1. Terlalu lama terkena sinar matahari

Terlalu lama terkena sinar matahari juga dapat menjadi alasan kenapa kita sakit kepala ketika berolahraga, diketahui cuaca panas dapat menyebabkan perubahan tingkat serotonin dalam tubuh, peningkatan serotonin dalam tubuh ini akan mengakibatkan migrain atau sakit kepala menyeluruh di kepala.

Untuk mencegah hal ini, anda dapat menggunakan topi dan kacamata hitam, demi melindungi kepala dan mata dari paparan radiasi sinar matahari,selain itu anda juga dapat membawa botol semprot berisi air guna membasahi wajah ketika cuaca panas.

2. Dehidrasi

Dehidrasi mungkin adalah faktor terbesar yang menyebabkan kita pusing ketika berolahraga, ketika berolahraga tubuh akan dipaksa terus bergerak dan mengeluarkan cairan, ketika cairan pada tubuh berkurang dan tidak mendapatkan tambahan dari luar, sangat mungkin untuk terjadi dehidrasi.

Untuk mencegah sakit kepala karena disebabkan dehidrasi, sebaiknya luangkan waktu anda, untuk mengkonsumsi 1 – 3 gelas air sebelum berolahraga, selain itu anda juga dapat membawa botol minum ketika berolahraga, demi mencegah dehidrasi ketika berolahraga.

3. Teknik olahraga yang kurang tepat

Ketika berolahraga kita harus memperhatikan teknik dan cara yang dipakai, hal ini diperlukan, demi menghindari dari kesalahan ketika berolahraga yang dapat menyebabkan ketegangan pada otot bahu dan leher, pasalnya cedera pada otot bahu dan leher dapat menyebabkan dan memicu  sakit kepala.

Oleh karena itu, pastikan bahwa anda melakukan gerakan olahraga yang benar, jika anda merasa was-was dan takut terjadi kesalahan, anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk menyewa pelatih profesional demi mengawasi kegiatan olahraga yang sedang dilakoni.

Setelah mengetahui penyebab dari sakit kepala ketika bersepeda, sekarang kita akan membahas apa saja cara dan tips untuk mengatasi hal tersebut, pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa cara mengatasi pusing saat olahraga, diharapkan artikel ini dapat bermanfaat dan menjadi referensi tambahan bagi anda 

Baca Juga Disini : 5 Tips Mengkonsumsi Kopi Bagi Penderita Diabetes

Sakit Kepala Ketika Berolahraga

1. Minum Air Putih

cara mengatasi pusing saat olahraga

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa dehidrasi adalah faktor utama yang dapat menyebabkan pusing ketika berolahraga, dehidrasi terjadi karena tubuh banyak kehilangan cairan yang dibutuhkan, saat berolahraga kita membutuhkan air banyak untuk menjaga cadangan air yang terdapat di dalam tubuh, setelah sebelumnya dikeluarkan dalam bentuk keringat

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita, untuk memperhatikan konsumsi air putih kita, sebelum dan setelah berolahraga, menurut sebuah studi yang didapatkan dari webmd.com menyatakan bahwa orang yang minum lebih dari 4 gelas air putih setiap harinya selama 2 minggu, akan lebih sedikit merasakan nyeri pada kepala ketika berolahraga, ketimbang orang yang hanya sedikit mengkonsumsi air putih 

Demi menjaga asupan air selama beraktivitas, disarankan bagi anda untuk membawa botol air minum ketika berpergian atau berolahraga, pastikan bahwa anda terhidrasi dengan baik, dengan selalu mengecek warna urin, jika warna urin anda kuning kecerahan, maka tandanya anda telah cukup minum, sebaliknya, jika berwarna kuning gelap, tandanya anda kurang minum.

Selain mengkonsumsi air putih, anda juga dapat menambahkan minuman isotonik demi menambahkan asupan cairan harian anda, minuman isotonik sendiri mengandung glukosa dan garam mineral yang dapat membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh.

2. Makan Sebelum Dan Sesudah Olahraga

pusing saat berolahraga

Banyak orang yang memilih tidak makan sebelum berolahraga karena berbagai alasan kesehatan, padahal ini bisa menjadi keputusan yang salah, karena pada dasarnya, selama berolahraga tubuh kita akan banyak menguras gula darah, jika anda tidak memiliki cadangan gula darah yang didapatkan dari makanan sebelumnya, maka sudah dipastikan anda akan terserang sakit kepala ketika berolahraga.

idealnya, disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan terlalu dekat dengan jadwal olahraga, agar diharapkan perut anda tidak akan sakit selama berolahraga, mungkin anda bisa mengisi perut dengan makanan sekitar 1 jam sebelum memutuskan untuk berolahraga, jarak waktu ini, disediakan bagi sistem pencernaan agar dapat mengolah makanan menjadi energi terlebih dahulu sebelum nanti energi tersebut digunakan ketika berolahraga.

ingat juga, bahwa setelah berolahraga, pastikan bahwa gula darah anda harus terisi kembali, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, seperti buah-buahan dan sayur mayur, yang terkenal memiliki kandungan gizi yang tinggi dan kaya akan mineral serta vitamin

3. Usahakan untuk tidak terkena sinar matahari

sakit kepala ketika berolahraga

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa paparan radiasi sinar matahari, dapat menyebabkan pusing ketika berolahraga, oleh karena itu jika anda sudah berada lama di bawah paparan sinar matahari, sebaik hentikan dulu aktivitas yang anda lakoni sejenak, hingga tubuh kembali dingin atau cuaca kembali sejuk. Atau anda juga bisa menggunakan handuk dingin yang lembab, dan taruh diatas dahi selama beberapa menit, setelah itu usahakan, agar dapat mandi dengan air panas, demi merilekskan otot-otot tubuh yang telah tegang sebelumnya 

Jika tidak memungkinkan, anda juga bisa menggunakan kacamata hitam dan topi demi melindungi kepala dan mata dari paparan radiasi sinar matahari, selain itu, untuk menghentikan sementara sakit kerana nyeri pada kepala selama berolahraga, anda juga bisa mengkonsumsi obat anti inflamasi non steroid seperti ibuprofen

 

 

 

Buchari Coaching siap membantu menyusunkan program latihan, rundown (runtutan) kegiatan selama program serta pendampingan agar bisa tercapai target yang diinginkan dari latihan yang dirancang.

ARTIKEL BERMANFAAT LAINNYA

Share This